Dandim 0808/Blitar mengikuti kegiatan Launching Pondok Pesantren Mambaus Sholikin Il

By Teddyredaktur 27 Jun 2020, 16:14:34 WIB Pendidikan
Dandim 0808/Blitar mengikuti kegiatan Launching Pondok Pesantren Mambaus Sholikin Il

Keterangan Gambar : Peresmian Launching Pondok Pesantren Mambaus Sholikin Il


Blitar, mediatopnews.com -- Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto, SE., beserta Forpimda melaksanakan peresmian Launching Pondok Pesantren Mambaus Sholikin Il bertempat di Pondok Pesantren Mambaus Sholikin Il Jl. KH. Misbahudin Ahmad Dsn. Sumber Suko Ds. sumber Kec. Sanankulon Kab. Blitar, Sabtu (27/06/2020).

Untuk mempersiapkan Launching Pondok Pesantren Mambaus Sholikin Il, pihak pondok pesantren telah menyiapkan sarana penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran covid-19, mulai dari fasilitas pengecekan suhu badan, tempat cuci tangan, penyemprotan disinfektan, penyediaan hand sanitizer dan tempat inap sementara bagi santri nantinya kalau sakit.

Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto, SE saat ditemui mengatakan, "Dalam Kegiatan Launching Pondok Pesantren Mamubaus Sholikin II ini kita harus mempunyai perasaan yang sama, baik TNI-Polri maupun Pemerintah dengan masyarakat untuk sama-sama berbuat bagaimana agar kita dapat mencegah penyebaran covid 19", ucapnya.

"Saya harap pondok pesantren benar-benar mampu menyiapkan diri untuk menerima santrinya kembali beraktivitas dalam artian bebas dari konflik. Pemerintah menginginkan masyarakat produktif, tetapi dapat terhindar dari penyebaran covid-19. Pagi ini kami sudah melihat elemen dari protokol kesehatan disiapkan oleh pondok pesantren ini cukup baik, kami juga mengapresiasi semua elemen dari pondok pesantren dan personil protokol kesehatan yang ada", ungkapnya.

Selanjutnya Dandim 0808/Blitar juga menambahkan, "Dengan adanya Louncing Pondok pesantren Mambaus Sholikin II ini, yang mana bertujuan untuk mendorong para santri yang akan kembali menuntut ilmu dimasa New normal ini mampu menghadapi bencana pandemi Covid-19. Tentunya perlu kesadaran para santri terkait kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19", katanya.

"Kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapi tatanan baru kebiasaan baru yang namanya new normal yang lebih produktif dan aman yang terbebas dari virus. Disemua sektor dan semua bidang kita bentuk kampung tangguh sehingga nantinya pesantren siap secara mandiri menatap masa depan yang lebih baik", pungkasnya.

(Red).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment