DEWAN SENGKETA INDONESIA (DSI) SELENGGARAKAN PELATIHAN MEDIASI BATCH - 1.

By Redaktur 12 Sep 2021 Hukum
DEWAN SENGKETA INDONESIA (DSI) SELENGGARAKAN PELATIHAN MEDIASI BATCH - 1.

Tangerang, Sebagai tindak lanjut dari Pelantikan Dewan Sengketa Indonesia (DSI)/Indonesia Dispute Board (IDB) pada hari Kamis tanggal 27 Juli 2021 yang lalu via zoom maka Dewan Sengketa Indonesia (DSI) sedang menyelenggarakan PELATIHAN MEDIASI Batch – 1 yang akan diselenggarakan selama 5 (lima) hari dari tanggal 10 s/d 14 September 2021 via platform zoom. Kegiatan Pelatihan tersebut dalam rangka menghasilkan para Mediator yang profesional dan berintegritas di Dewan Sengketa Indonesia (DSI). Ada 18 (delapan belas) orang yang mengikuti Pelatihan Mediasi tersebut mulai dari tanggal 10 s.d 14 September 2021 via ZOOM. Para peserta berasal dari beragam daerah seperti Riau, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Bali dan sejumlah Provinsi lainnya di Indonesia.


Para peserta Pelatihan Mediasi adalah para praktisi hukum yang sudah berpengalaman di bidangnya masing – masing dan mayoitas dari para peserta adalah alumni Pendidikan Ahli Hukum Kontrak Pengadaan (PAHKP) / Pendidikan Ahli Hukum Kontrak Konstruksi (PAHKSI) yang pernah diselenggarakan oleh Institut Pengadaan Publik Indonesia (IPPI) bekerjasam dengan Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Ahli Hukum Kontrak Pengadaan Indonesia (DPP PERKAHPI).  

Baca Lainnya :

Para lulusan Pelatihan Mediasi tersebut nantinya akan memperoleh ID Card (Kartu Tanda Pengenal) Mediator dari Dewan Sengketa Indonesia dan secara otomatis akan terdaftar sebagai Mediator Profesional di Dewan Sengketa Indonesia (DSI). Dewan Sengketa Indonesia (DSI) membutuhkan sedikitnya 4.500 (empat ribu lima ratus) Mediator Profesional dan Bersertifikat yang tersebar di 34 (tiga puluh empat) Provinsi di seluruh Indonesia. Dengan jumlah kebutuhan Mediator yang demikian besar dengan persebaran wilayah yang merata di 34 (tiga puluh empat) Provinsi seluruh Indonesia maka DSI akan berkoordinasi dan bersinergi dengan semua pemangku kepentingan (stakeholders) di daerah untuk mempercepat pemenuhan Mediator Profesional terdaftar di Dewan Sengketa Indonesia (DSI).

Para narasumber yang memberikan pemamparan pada Pelatihan Mediasi Batch – 1 tersebut adalah para Praktisi Hukum yang sudah berpengalaman dan kompeten di bidang hukumnya masing – masing. Oleh karena itu Dewan Sengketa Indonesia (DSI) berharap semua peserta dapat memperoleh tambahan pengetahuan (knowledge) dan pengalaman (experience) dan keterampilan (skill) dari para narasumber tersebut. Dewan Sengketa Indonesia (DSI) juga sudah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Mahkamah Agung Republik Indonesia dengan meminta kesediaan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia untuk mengambil Sumpah dan Janji Para Mediator di Dewa Sengketa Indonesia (DSI) sebelum para Mediator Profesional tersebut menjalankan tugas dan fungsi profesinya sebagai Mediator Profesional di Dewan Sengketa Indonesia (DSI).

Semoga dengan adanya penyelenggaraan Pelatihan Mediasi Batch – 1 ini dapat memberikan dukungan bagi terwujudnya sistem Alternatif Penyelesaian Sengketa yang memberikan keadilan bagi para pihak yang sedang bersengketa. Diakhir pernyataannya, SABELA GAYO, S.H., M,H., Ph.D., CPL., CPCLE., ACIArb., CPM., CPrM., CPT., CCCLE., CPrCD., CML selaku Ketua Umum Presidium Dewan Sengketa Indonesia (DSI) mengharapkan agar semua peserta Pelatihan Mediasi Batch -1 dapat dinyatakan KOMPETEN dan menjalankan profesinya sebagai Mediator Profesional di Dewan Sengketa Indonesia (DSI). Bahkan Komite Sertifikasi Dewan Sengketa Indonesia (DSI) akan memberikan gelar profesi Certified Professional Mediator (CPM) kepada semua alumni Pelatihan Mediasi Batch – 1 yang telah dinyatakan KOMPETEN oleh Komite Sertifikasi Dewan Sengketa Indonesia (DSI).   (Red) 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment