Penyerangan dan Pengrusakan Terhadap Salah Satu Rumah Tokoh Masyarakat di Kadungora

By Teddy 12 Sep 2020 kriminal
Penyerangan dan Pengrusakan Terhadap Salah Satu Rumah Tokoh Masyarakat di Kadungora


Jawa Barat, mediatopnews.com -- Penyerangan dan pengrusakan terhadap salah satu rumah tokoh masyarakat yang sangat peduli terhadap sesama yang juga merupakan Dewan Pembina Penajournalis.com, Cecep Sopandi (Kukuh) sekira pukul 18.30 wib, yang beralamat di Perumahan Pepabri Batulawang, Desa Talaga Sari, Kec. Kadungora, Kab. Garut, Jum'at (11/09/2020).

Dari informasi yang di dapat, Para pelaku membawa berbagai senjata tajam, golok, Linggis, Samurai dan lainnya.

Baca Lainnya :


Ketua RW 09 Cucu Solihin mengatakan, "Saya mendengar bahwa ada penyerangan dibawah perumahan, saya kejar ke bawah ternyata justru kami seakan terkecoh, ternyata para pelaku menyerang ke atas ke rumah korban," ucapnya.

"Dengan kejadian seperti ini kami merasa kecolongan, dan kami akan terus meningkatkan untuk memperketat pengamanan," kata Cucu.


"Diperkirakan ada 10 motor berboncengan, dan Satu Unit Mobil merk Toyota Rush Warna Putih , cuma sayangnya Nopol nya tidak diketahui," tutupnya.

Sementara itu Kades Talagasari Riki Ismail B, S.H., menyampaikan, "Saya akan instruksikan untuk memperketat pengamanan dan penjagaan, dan kami harap pihak kepolisian bisa menyelesaikan masalah ini sampai tuntas," ucap Kades.

Ditempat yang sama, Salah satu tokoh Perumahan Pepabri, Wawan Setiawan mengatakan, "Kami memang kecolongan, hal ini terjadi untuk yang kedua kalinya, semoga kedepannya kami bisa terus meningkatkan pengawasan dan memperketat pengamanan, kami akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian, beruntung tidak ada korban jiwa," terangnya.


Sementara itu Tina, isteri dari Pembina Penajournalis.com (Cecep Kukuh), menyampaikan, "Saya baru pulang dari Bogor, dan saya sempat shock ketika didepan rumah saya terlihat banyak orang yang diantaranya ada petugas kepolisian, dan ternyata rumah saya diserang," ungkapnya.

"Saya tidak tahu motif apa yang terjadi, tapi setahu saya suami saya tidak bermasalah dengan siapapun, kerugian ditaksir mencapai Rp 500.000.000 (Lima ratus juta rupiah)," kata Tina.

Ditambahkan oleh Tina semoga pihak Kepolisian bisa mengusut tuntas pelaku hingga ke akar-akarnya, toh saya dengar mereka bergerombol

"Sementara suami saya sedang berada diluar kota, dan saya berharap dia akan tenang ketika meski nanti mendengar kejadian seperti ini ".

Pihak kepolisian Kadungora yang mendatangi TKP dipimpin langsung oleh Kapolsek Kadungora Kompol Jajang Rahmat beserta team Reskrim dan beberapa anggota lainnya.

Kapolsek Kadungora menyampaikan, "kami besok akan olah TKP, saat ini kami belum bisa menyimpulkan motif dari kejadian dan berharap agar warga serta aparat keamanan setempat memperketat penjagaan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan kembali," pungkas Kompol Jajang Rahmat.


(Team Liputan)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment